Lara Sebungkam Hati - Darwis Moh Saleh

 



menjemputmu dengan tahajud

bukan meminta batang tubuhmu

hanya menumpang memasang pelita hati

 

tak lah pesona pesisir bibir

aku julang kau ke dalam doa

dalam goyang sembahyang

ku atap mati ku macam tak sudah

bila engkau masih impian

 

tak lah melurut mulia tubuhmu

terukai segala tebat

sebab kesumatku teriring sangat begitu

begitu ternampak suci mu dari arah ku yang kelam

terasa hati ada yang patah

menyayangimu bukanlah kepayang

tapi menjemputmu saja aku tahajud

tak berpelangkah tak bermantra serapah

hanya dengan rarak doa kau ku hajat

 

membingkaimu dengan tetes wudhu

merendam degup ku tongkah langit

menggengam salam tak mu

 

taklah sekedar mengairi dahaga

aku tiris butir-butir air di lembah mu

yang diam dan dalam

mengajak mu berenang juga

meniti talian  air yang bening

sampai tak kita jumpai bagi sempadan

menjemput mu dengan tahajud

sampai iblis menyumpah nyumpah

bertasbih jiwa yang letih

 

taklah mengulum senyum mu

bulan tak lagi ku pandang

bukanlah mengajak mu bercumbu

aku layu ditepian sajadah

 

taklah mengintai Ramadhan mu

aku bergayut dimalam kabut

mencecah-cecah teter air sembahyang

walau aku ingin sangat hangat

embun mu saja lailatul qadar bagiku

 

menjemputmu dengan tahajud

bukan sekedar menjemput cahaya mu

hanya menumpang diteduhkan pelita

 

 


 

 

 

 

0 Comments