merpatiku hinggap jadi besi
mematuk-matukmalamku teramat muda
lepaskan percik mawar semusim
dari gelora pekat rimba
dari tengah angina gugurkan belati belati
santak menikam sukma
batu-batu kelu seribu
yang deras air menghayutkan cela
beritakan pada sungai pada muara pada laut
hingga terjaga putting beliung di tanjung
mencatat namaku
antara seribu batu-batu karang jauh
menerawang pandang
Dumai,
februari 1989
0 Comments