Bangang - Sugito Syarif

 



 

Adelah suatu hakikat terkini.

disanjung keinginan hati nurani.

Hendak merengkuk keangkuhan. Dalam budaye para bangsawan.

Kemudian …

membekam dihati sanubari mereke kesombongan,

Memancang diri sebagai panutan.

Tapi selalu salah arti dan makne tujuan.

Sejak itu.

Bermulelah niat ketamakan.

Untuk menegak sebuah martabat.

Tapi tak larat dan jadi mudarat.

tak dapat tidak kita nafikan.

Mereke-mereke,

Adelah golongan bawah yang serakah.

Ingin menjunjung ketidak mampuan.

Bertindak sebagai pemimpin.

Yang kaku dan lenggu.

Tak kale laung anak negeri yang gamang.

Bertungkus lumus meniti hari.

Mengais rezeki dikubang hirarki.

Dan tak reti ape yang nak dicari.

Berselerak dalam keraguan.

Dengan bekal setual pendidikan.

Berangkat dengan takdir hidup melarat.

Tanpe adea seorangpun mau melarat.

Sementara ..

mereka-mereka.

Yang pander.

Dan berlagak pemikir.

Berpesta pore dengan kepongahan

menengadah kelangit.

Meneguk liur kebodohan,

yang mengalir kelat dalam darah daging..

bangaaaaaag.




0 Comments